![]() |
| source |
Judul: Before the Coffee Gets Cold
Penulis: Toshikazu Kawaguchi
Bahasa: English
Nilai: ★★★★✰
Sekilas tentang 'Before the Coffee Gets Cold'
Siapa yang punya keinginan kembali ke masa lampau?
Mungkin beberapa orang memiliki keinginan tersebut. Entah karena ingin mengulang memori masa lalu, ingin mengubah kejadian buruk di masa lalu, ingin menemui orang di masa lalu, atau alasan-alasan lainnya.
Di kafe kecil yang terletak di sebuah basement, keinginan kalian untuk kembali ke masa lampau dapat dikabulkan. Kafe tersebut bernama Funicula Funicula.
Kafe kecil itu tidak berjendala, wajar saja karena kafe ini terletak di basement. Di dalamnya hanya terdapat tiga kursi pada meja counter, dan tiga meja makan yang berkapasitas dua orang. Duduklah kalian di kursi yang ditempati seorang gadis bergaun putih, maka keinginan kalian untuk kembali ke masa lalu dapat dikabulkan.
Namun dengan adanya segudang peraturan dan ketidakmampuan untuk mengubah kejadian apapun di masa kini, apakah kalian akan tetap mencoba untuk kembali ke masa lalu?
Personal Review 'Before the Coffee Gets Cold'
Novel ini menyajikan empat bagian cerita, yaitu cerita tentang sepasang kekasih, suami-istri, adik-kakak, serta ibu dan anak. Semua bagian memiliki inti cerita dan alur yang berbeda, meskipun cerita yang disampaikan tetap seputar pengalaman time travel masing-masing tokoh.
Saya pribadi sangat menyukai ceritanya yang hangat dan pesan moral yang menyentuh hati. Walaupun setiap bagian memiliki cerita yang berbeda, pesan moral untuk keseluruhan bagian memiliki kemiripan, yaitu tentang bagaimana kita bisa menghargai waktu dan momen masa kini.
Pada dasarnya, siapapun yang kembali ke masa lalu tidak dapat mengubah kejadian apapun di masa kini. Oleh sebab itu, beberapa orang beranggapan bahwa kembali ke masa lalu tidak ada gunanya. Kendati demikian, orang-orang yang sudah mencoba kembali ke masa lalu justru mensyukuri pilihannya, karena mereka bisa menjadi pribadi yang lebih kuat untuk menghadapi apapun yang akan terjadi ke depannya.
Terkait penggunaan bahasa, menurut saya Bahasa Inggris yang digunakan masih mudah dipahami. Saya merekomendasikan buku ini bagi pembaca yang baru memulai membaca novel berbahasa Inggris. Selain itu ceritanya juga cukup ringan, sehingga pembaca tidak perlu berpikir terlalu keras untuk memahami alurnya.

