![]() |
| Pict source click here! |
Tahun 2017 lalu, saya resmi menjadi seorang mahasiswa baru jurusan Teknik Industri di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Sebagai mahasiswa, sudah pasti saya membutuhkan banyak perlengkapan untuk mendukung kegiatan perkuliahan, salah satunya adalah laptop.
Tentu mahasiswa Teknik Industri di universitas saya sudah tidak asing lagi jika mendengar kata "Gamtek". Gamtek itu sendiri sebenarnya apa sih? Gamtek merupakan akronim dari Menggambar Teknik, salah satu mata kuliah yang ada di jurusan Teknik Industri. Bukan hal aneh lagi jika mahasiswa Fakultas Teknik menemui mata kuliah yang satu ini. Karena memang seorang engineer diharapkan mampu menggambar maupun membaca gambar teknik.
Lha terus apa hubungannya Menggambar Teknik sama laptop?
Mata kuliah Menggambar Teknik ini sebenarnya bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu manual dengan kertas gambar atau menggunakan software. Kalau untuk menggambar manual sih memang saya nggak butuh laptop. Saya hanya perlu kertas gambar, pensil, penghapus karet, busur, jangka, penggaris, dan tetek bengek lainnya. Namun untuk Menggambar Teknik menggunakan software kan pasti saya butuh laptop. Karena software Menggambar Teknik ini nggak main-main, jadi laptopnya pun juga nggak boleh asal-asalan dong.
Mata kuliah Menggambar Teknik ini sebenarnya bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu manual dengan kertas gambar atau menggunakan software. Kalau untuk menggambar manual sih memang saya nggak butuh laptop. Saya hanya perlu kertas gambar, pensil, penghapus karet, busur, jangka, penggaris, dan tetek bengek lainnya. Namun untuk Menggambar Teknik menggunakan software kan pasti saya butuh laptop. Karena software Menggambar Teknik ini nggak main-main, jadi laptopnya pun juga nggak boleh asal-asalan dong.
Kebetulan saya juga hobi menulis. Apabila saya ada waktu luang, sudah dapat dipastikan saya akan duduk diam di depan laptop sambil menuangkan ide dari kepala saya. Apalagi pada saat liburan seperti ini. Pasti saya akan sibuk ketik-klik-ketik-klik. Sebenarnya menulis pun nggak harus pakai laptop, karena ditulis manual pakai kertas dan pensil pun bisa. Sayangnya, dari sekian banyak pengalaman saat saya menulis manual pakai kertas dan pensil, saya suka tiba-tiba nge-blank di tengah perjalanan. Kenapa bisa gitu? Karena kecepatan saya berpikir lebih cepat daripada kecepatan saya menulis. Sebagai ilustrasi nih, ide-ide di kepala saya sudah berangkat naik pesawat, tapi tangan saya masih sibuk packing barang bawaan di rumah. Otomatis kan tangan saya ketinggalan. Itulah sebabnya sekarang saya sudah mulai menulis banyak hal menggunakan laptop, karena mengetik akan lebih cepat daripada menulis manual.
Lalu kira-kira laptop apa ya yang cocok untuk mahasiswa seperti saya?
Saya pun coba untuk searching laptop yang sekiranya pas. Pas untuk menunjang kegiatan dan juga pas untuk kantong mahasiswa seperti saya.
Setelah sekian lama saya mencari-cari, akhirnya hati ini menjatuhkan pilihan pada ASUS X555QA.
![]() |
| Pict source click here! |
ASUS X555QA berbasis prosesor AMD APU dengan sistem operasi Windows 10 di dalamnya. Kadang kalau kita beli laptop, mau nggak mau kita harus membeli dan menginstal sistem operasi secara mandiri kan.. Tapi jangan khawatir! Karena ASUS sudah melengkapi X555QA dengan sistem operasi Windows 10 tanpa kita harus membeli dan menginstall secara mandiri. Mudah ya.. Pas banget buat saya yang males nyari-nyari jasa install sistem operasi karena mager hehehe
Laptop ini berkapasitas penyimpanan 1 TB dengan RAM 4GB yang nggak bikin lemot. Otomatis saya bisa browsing sambil ngerjain tugas kuliah, khususnya tugas Menggambar Teknik, tanpa takut laptop nge-lag. Semakin cepat saya mengerjakan tugas, semakin cepat pula tugas itu selesai. Saya jadi punya waktu untuk santai-santai sambil buka Youtube atau sekedar bikin draf untuk cerpen saya.
![]() |
| Pict source click here! |
Bukan hanya itu saja, keyboard pada laptop ini didesain ergonomis sehingga sangat nyaman digunakan. Bahkan ada numpad-nya juga di keyboard sisi sebelah kanan. Jadi bukan masalah lagi kalau saya mau mengetik dengan cepat, karena tombol-tombolnya sangat nyaman digunakan. Sekarang ucapkan selamat tinggal pada "nge-blank di tengah perjalanan" saat sedang menulis hehehe.
Touchpad nya pun cukup sensitif. Tentu hal ini juga perlu saya perhatikan dalam memilih laptop, karena touchpad akan lebih sering digunakan saat Menggambar Teknik. Cocok banget buat saya yang akan sering berhadapan dengan 'Gamtek'. Jadi nggak akan ada lagi tuh acara marah-marah karena touchpadnya nggak sensitif waktu ngerjain tugas Menggambar Teknik.
Tak ketinggalan, laptop ini juga disertai dengan Smart Gesture Technology yang memudahkan penggunanya untuk melakukan zoom in dan zoom out, ataupun scroll up dan scroll down. Top banget lah yaa pokoknya!
![]() |
Pict source click here! |
Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD - Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com













